Rabu, 21 Juni 2017

Temuan Ruang Rahasia di Batu Gibraltar Ungkap Fakta Mengerikan

Temuan Ruang Rahasia di Batu Gibraltar Ungkap Fakta Mengerikan

Baca Juga

Halo... Teman Teman semua.. bagaimana kabarnya hari ini ? mudah mudahan semua nya sehat ya... aamiin, ok kali ini KHT akan memberikan sebuah informasi mengenai "Temuan Ruang Rahasia di Batu Gibraltar Ungkap Fakta Mengerikan", Silahkan baca selengkapnya dibawah ini ya.. Dan Jangan Lupa Di Share ya..


Setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua, sebuah mitos mulai beredar bahwa di dalam batu tersebut ada sebuah gua rahasia yang bisa menampung 6 orang dan terisolasi dari luar.




Batu monolit besar yang disebut Batu Gibraltar, menjulang di atas wilayah Inggris kecil sebelah barat daya Eropa di Semenanjung Iberia, telah lama menjadi pertahanan alami di Gibraltar.

Selama Perang Revolusi Amerika abad ke-18 dan selama Perang Dunia Kedua, Angkatan Darat Inggris menggali labirin terowongan yang " memusingkan" di dasar batu tersebut untuk pertahanan militer dalam melawan serangan musuh. Lebih dari 50 km terowongan itu menembus monolit dan menjadi tempat menyimpan senjata api, hanggar, amunisi, barak hingga berfungsi sebagai rumah sakit.


Setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua, sebuah mitos mulai beredar bahwa di dalam batu tersebut ada sebuah gua rahasia yang bisa menampung 6 orang dan tertutup dari luar. Orang-orang yang ada di gua tersebut ditugaskan untuk berjaga dan mengamati aktivitas orang-orang Jerman dalam jangka waktu satu tahun atau lebih agar Gibraltar tak jatuh ke tangan pasukan Nazi.

Desas-desus tentang ruang rahasia ini terus berlanjut selama bertahun-tahun dan banyak orang menghabiskan waktu untuk menjelajahi terowongan, gua dan tebing yang ada di Gibraltar dengan harapan bisa membuktikan kebenaran rumor tersebut.


Pada akhir 1997, sebuah tim penjelajah yang disebut the Gibraltar Caving Group merasakan hembusan angin yang datang dari sebuah terowongan, yang akhirnya mengantarkan mereka pada penemuan sebuah kompleks besar di ujung selatan batu. Para penjelajah itu berjuang keras menerobos dinding bata hingga berhasil mengungkap sebuah ruang rahasia yang dulunya digunakan untuk pengamatan.

Ruang rahasia itu dijuluki 'Stay Behind Cave'. Butuh waktu 10 tahun lagi sebelum akhirnya dapat dikonfirmasi bahwa 'Stay Behind Cave' memang merupakan situs yang sudah lama dicari, yang menyimpan kisah tentang 'Operation Tracer'.


Operation Tracer adalah misi rahasia mengerikan yang digencarkan pada masa Perang Dunia Kedua. Stay Behind Cave merupakan pos pengamatan yang berada di ruang tersembunyi di dalam batu Gibraltar dengan dua lubang kecil untuk mengamati pergerakan ke arah pelabuhan.

Pada masa itu, enam orang dipilih untuk ditugaskan di sana dalam waktu yang lama. Mereka tak diperbolehkan keluar dan jika ada di antara mereka yang meninggal, jasadnya harus dibalsem dan disemen ke dalam batu bata. Mereka yang dipilih untuk " misi bunuh diri" tersebut terdiri atas 2 dokter, 3 pemberi sinyal dan 1 pemimpin eksekutif.


Pembangunan ruang rahasia ini dimulai pada Desember 1941 dan selesai pada 1942. Ruangan tersebut memiliki dimensi 45 kaki dengan jarak 16 kaki, 18 kaki dan memiliki dua celah sempit yang menghadap ke Teluk Gibraltar di sebelah barat dan Mediterania di sebelah timur.

Celah atau lubang tersebut sekaligus berfungsi sebagai ventilasi. Di dalam ruang rahasia itu juga ada toilet, ruang radio dan tangki air. Ditemukan pula pemancar, dimana para pengamat di dalam ruang itu bisa secara nirkabel melaporkan semua informasi yang diperolehnya.


(Sumber: amusingplanet.com)
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Related Posts

Temuan Ruang Rahasia di Batu Gibraltar Ungkap Fakta Mengerikan
4/ 5
Oleh